Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN

BANDUNG ONE

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:20 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, menegaskan komitmen Indonesia dalam mempercepat pembangunan kota cerdas di kawasan Asia Tenggara. Komitmen tersebut disampaikan saat memimpin delegasi Indonesia pada The 9th ASEAN Smart Cities Network Annual Meeting yang berlangsung pada 20 Juli 2026.

Dalam forum tersebut, Safrizal hadir sebagai National Representative sekaligus Shepherd ASEAN Smart Cities Network. Ia mengoordinasikan pelaksanaan ASEAN Smart Cities Framework dan Smart City Action Plans pada enam daerah Indonesia yang tergabung dalam ASCN, yaitu DKI Jakarta, Kabupaten Banyuwangi, Kota Makassar, Kabupaten Sumedang, Kota Semarang, dan Kota Denpasar.

Sebanyak 18 program kota cerdas kini dijalankan dengan fokus pada digitalisasi layanan publik, penguatan ekonomi lokal, mobilitas perkotaan, layanan kesehatan berbasis teknologi, serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Safrizal menegaskan bahwa seluruh program tersebut harus memberikan manfaat nyata dan langsung bagi kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia juga memperkenalkan Kota Semarang dan Kota Denpasar sebagai anggota baru ASCN. Safrizal menilai bergabungnya dua kota tersebut akan membuka peluang lebih luas dalam membangun kemitraan internasional, mengakses inovasi, serta mempercepat pembangunan perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, Indonesia turut mendorong pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir melalui Gerakan Indonesia ASRI dan percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy. Pendekatan tersebut diharapkan menjadi model kolaborasi regional untuk mewujudkan kota yang lebih bersih, tangguh, rendah emisi, dan mampu mengubah sampah menjadi sumber energi.

Safrizal menegaskan bahwa smart city tidak hanya berbicara tentang teknologi digital, tetapi juga menyangkut penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Kemendagri, katanya, akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam menjalankan rencana aksi kota cerdas serta memperluas kontribusi kota-kota Indonesia dalam pembangunan perkotaan berkelanjutan di tingkat ASEAN.

Berita Terkait

SWI Jatim Sambut Arahan DPP, Optimistis Restrukturisasi Pengurus Tingkatkan Kinerja Organisasi
UMJ Sambut Hangat SWI, Wartawan Didorong Tak Berhenti pada Sertifikat Kompetensi
BBGRM Dinilai Wajib Dilaksanakan, LPM Batununggal Soroti Kelurahan dan Kecamatan di Kota Bandung
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih
Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
Prof DR Sutan Nasomal : Rakyat Indonesia Berterimakasih Ke Presiden RI Bersama Jajarannya Bongkar Korupsi Dan Hukum Mati
Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 15:01 WIB

PELANTIKAN DPP SWI 2026–2031,SWI Teguhkan Profesionalisme dan Aksi Nyata Lewat Green Impact

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:51 WIB

Wanita Warga Lio Bojong Pondok Terong Depok Jual Motor Kredit Diduga Pembiaran Adira Cabang Cibinong

Senin, 15 Juni 2026 - 17:49 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Berita Terbaru