Tantangan Pengangguran hingga Era AI, Bayu Umbara Desak Pemuda Jabar Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing

EDI SUPRAPTO

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:33 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG , Bandung one . Net – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat, Bayu Umbara, mendapat kehormatan bertugas sebagai Komandan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Provinsi Jawa Barat, Rabu (28/10/2026), di kawasan Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung. Upacara tersebut dipimpin Wakil Gubernur Jawa Barat selaku Inspektur Upacara.

 

Momentum ini menjadi refleksi penting bagi generasi muda Jawa Barat untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, memperkuat daya saing, serta mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah dan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bayu Umbara menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi nyata generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

 

“Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang kita peringati setiap tahun. Ini adalah pengingat bahwa kemajuan bangsa selalu membutuhkan keberanian, persatuan, dan kontribusi nyata dari generasi mudanya. Kalau pada 1928 pemuda bersatu memperjuangkan kemerdekaan, maka hari ini tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan karya, inovasi, dan pengabdian,” ujar Bayu.

 

Menurutnya, Jawa Barat memiliki modal demografis dan ekonomi yang besar. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sekaligus salah satu pusat industri nasional, Jawa Barat membutuhkan generasi muda yang adaptif, produktif, dan memiliki kompetensi sesuai perkembangan zaman.

 

Namun, besarnya potensi tersebut juga dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari pengangguran, ketidaksesuaian keterampilan dengan kebutuhan industri, kesenjangan akses kesempatan kerja, hingga perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

 

Bayu menilai, persoalan tersebut membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, industri, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

 

“Kita tidak cukup hanya mencetak generasi yang berpendidikan. Kita harus menyiapkan generasi yang memiliki keterampilan, karakter, daya saing, dan kemampuan menciptakan peluang. Pertumbuhan investasi dan ekonomi di Jawa Barat harus semakin terhubung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesempatan kerja bagi pemuda,” tegasnya.

 

KNPI Harus Menjadi Penggerak Kolaborasi

 

Lebih lanjut, Bayu menekankan pentingnya transformasi organisasi kepemudaan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

 

Menurutnya, KNPI sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan harus mampu mengambil peran strategis dalam mempertemukan potensi generasi muda dengan peluang pembangunan.

 

Penguatan kompetensi, kewirausahaan, literasi digital, kepemimpinan, dan kepedulian sosial menjadi sejumlah agenda penting yang perlu terus didorong.

 

“KNPI harus hadir sebagai jembatan kolaborasi antara pemuda, pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Kita ingin organisasi kepemudaan tidak hanya besar secara struktur, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Ia juga menyoroti perubahan pola partisipasi generasi muda di era digital. Menurut Bayu, tingginya aktivitas anak muda di media sosial merupakan potensi besar yang perlu diarahkan menjadi gerakan produktif.

 

Pemuda diharapkan tidak hanya aktif menyampaikan pendapat di ruang digital, tetapi juga terlibat langsung dalam penyelesaian persoalan masyarakat, seperti pengelolaan lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kegiatan sosial.

 

“Kita ingin mengubah semangat dari sekadar posting menjadi participating, dari sekadar berkomentar menjadi berkontribusi. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.

 

Dari Seremoni Menuju Aksi Nyata

 

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bayu juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat untuk memperkuat sinergi dan mengembangkan program yang berorientasi pada hasil.

 

Menurutnya, keberhasilan organisasi kepemudaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, tetapi dari manfaat dan dampak yang dihasilkan.

 

Pelatihan keterampilan, misalnya, perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi dan akses pekerjaan. Demikian pula program kewirausahaan harus mampu mendorong lahirnya usaha baru yang berkelanjutan.

 

“Sudah saatnya kita mengubah paradigma dari sekadar kegiatan menjadi dampak. Keberhasilan gerakan kepemudaan harus terlihat dari semakin banyaknya anak muda yang memiliki keterampilan, mendapatkan kesempatan kerja, membangun usaha, dan berkontribusi bagi lingkungannya,” jelasnya.

 

Bayu menambahkan, persiapan menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai melalui investasi yang konsisten terhadap kualitas generasi muda hari ini.

 

Ia mengingatkan bahwa pemuda yang saat ini berusia 20 tahun akan memasuki usia 39 tahun ketika Indonesia memperingati satu abad kemerdekaannya.

 

Artinya, generasi muda saat ini akan menjadi salah satu kelompok yang memegang peranan penting dalam kepemimpinan, perekonomian, dan pembangunan Indonesia pada masa mendatang.

 

“Kalau kita ingin Indonesia maju pada 2045, maka kualitas pemudanya harus kita siapkan sejak sekarang. Pemuda tidak boleh hanya diposisikan sebagai generasi penerus, tetapi juga harus diberi ruang sebagai generasi penggerak perubahan hari ini,” ujarnya.

 

Menutup pernyataannya, Bayu mengajak seluruh pemuda Jawa Barat menjadikan Sumpah Pemuda sebagai energi bersama untuk terus belajar, berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Dari Jawa Barat, mari kita bangun generasi muda yang bersatu, berdaya saing, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Karena masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita cita-citakan, tetapi oleh apa yang kita kerjakan mulai hari ini,” pungkasnya.

 

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke 98. Bersatu, Bergerak, dan Berdampak untuk Indonesia.

Berita Terkait

Penertiban 16 Bangunan di Sudimampir, Pemkab Bandung Barat Diminta Kedepankan Kepastian Hukum dan Pendekatan Humanis
KBB Bidik Prestasi Terbaik, Wabup Asep Ismail Lepas 732 Atlet Menuju Porprov XV Jabar 2026
APRESIASI BIDANG PENDIDIKAN DPP XTC INDONESIA UNTUK POLDA JABAR ATAS PENGUNGKAPAN MEGA PABRIK OBAT KERAS ILEGAL DI BANDUNG
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Pecat Dan Penjarakan Kadis Yang Menghalangi Tugas Wartawan
Inspektorat KBB Luncurkan WBS Terintegrasi Berbasis AI, Lapor Jadi Lebih Mudah dan Aman
Si Geulis, Digitalisasi Pengelolaan Obat untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
Sidak _Underpass_ Cimahi, KDM Tanyakan Kepastian Upah Pekerja
Ketua Umum AKPERSI Pimpin Orasi di Depan Polres Bogor

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Senin, 20 Juli 2026 - 00:11 WIB

Dugaan Monopoli KIP dan Pungutan PIP di SDN 2 Biak Muli Mencuat, Masyarakat Minta Aparat Bertindak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:45 WIB

Diduga Abaikan Standar Konstruksi, Proyek Bronjong Ketambe Berpotensi Rugikan Negara

Senin, 6 Juli 2026 - 13:49 WIB

Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:04 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:09 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Berita Terbaru