. Sudah Masuk Ranking, Tiga Calon Siswa Jalur MBK di SMAN 2 Padalarang Justru Dinyatakan Tak Lolos, Ada Apa?

EDI SUPRAPTO

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:34 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat ,BANDUNGONE.NET – Sejumlah wali murid mempertanyakan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II melalui jalur afirmasi Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) di SMAN 2 Padalarang. Mereka menilai terdapat ketidaksesuaian dalam proses verifikasi yang berujung pada tidak diterimanya tiga calon peserta didik, meskipun sebelumnya telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan masuk dalam daftar peringkat (ranking).

Menurut keterangan para wali murid, ketiga calon siswa telah mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga telah melampirkan surat keterangan dari dokter psikolog rumah sakit yang memiliki kompetensi dan perizinan sebagaimana dipersyaratkan dalam mekanisme pendaftaran jalur afirmasi MBK.

Namun, dalam rapat dewan guru, ketiga calon siswa tersebut dinyatakan tidak lolos seleksi. Para wali murid mengaku memperoleh penjelasan dari panitia SPMB bahwa terdapat ketidaksesuaian antara hasil pemeriksaan psikolog dengan nilai rapor calon peserta didik.
Penjelasan tersebut dipersoalkan oleh para orang tua. Mereka berpendapat bahwa dalam jalur afirmasi MBK, surat keterangan dokter atau psikolog merupakan dokumen untuk membuktikan kondisi peserta didik, sedangkan nilai rapor memiliki fungsi tersendiri sesuai ketentuan seleksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut mereka, kedua dokumen tersebut tidak semestinya dipertentangkan sebagai dasar untuk menggugurkan kelulusan tanpa penjelasan yang rinci dan transparan.

“Kami merasa keputusan itu diambil secara sepihak. Seluruh persyaratan sudah kami lengkapi sesuai prosedur jalur MBK, tetapi pada akhirnya anak kami dinyatakan tidak lolos,” ujar salah seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Ia juga mengaku prihatin terhadap kondisi psikologis anak-anak yang sebelumnya telah melihat namanya berada dalam daftar peringkat, namun akhirnya dinyatakan tidak diterima. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan tekanan mental bagi para calon peserta didik.

Para wali murid berharap Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat maupun pihak terkait dapat melakukan peninjauan terhadap proses verifikasi dan pengambilan keputusan dalam seleksi jalur afirmasi MBK di SMAN 2 Padalarang. Mereka meminta adanya penjelasan yang terbuka agar tidak menimbulkan persepsi ketidakadilan dalam pelaksanaan SPMB.

Hingga berita ini disusun, pihak SMAN 2 Padalarang belum memberikan keterangan resmi terkait alasan dan dasar pertimbangan keputusan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak sekolah, panitia SPMB, maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.  ( Tim investigasi )

Berita Terkait

Tantangan Pengangguran hingga Era AI, Bayu Umbara Desak Pemuda Jabar Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Siswa, Rental Mobil Syahbudin Padang Turunkan 20 Armada di Sekolah Rakyat Subulussalam
Prof Sutan Nasomal SH, MH, Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans, Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Permintaan Maaf Terbuka Dinilai Lebih Tepat
Inspektorat KBB Luncurkan WBS Terintegrasi Berbasis AI, Lapor Jadi Lebih Mudah dan Aman
Si Geulis, Digitalisasi Pengelolaan Obat untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan
Fric: Hukum Jangan Tajam Ke Bawah, Tumpul Ke Atas! Status Penyegelan Dan Operasional Paragon Wajib Dijelaskan Kepada Publik

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Proyek Eskavator Dua Minggu Gagal Total, Desa Kuning 1 Kembali Tenggelam dan Warga Berteriak Bantu Kami Gubernur Jawa Barat

Senin, 20 Juli 2026 - 00:11 WIB

Dugaan Monopoli KIP dan Pungutan PIP di SDN 2 Biak Muli Mencuat, Masyarakat Minta Aparat Bertindak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:45 WIB

Diduga Abaikan Standar Konstruksi, Proyek Bronjong Ketambe Berpotensi Rugikan Negara

Senin, 6 Juli 2026 - 13:49 WIB

Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:04 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:09 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Berita Terbaru